Saturday, February 15, 2020

JUKNIS DAN TUJUAN FLS2N TAHUN 2020

Tujuan FLS2N Tahun 2020

Festival diselenggarakan dan Lomba Seni Siswa Nasional SD Tahun 2020 adalah:
  1. Memberikan wadah untuk berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif peserta didik sekolah dasar untuk pengembangan diri optimal untuk meningkatkan mutu pendidikan;
  2. Mengembangkan karakter sesuai dengan norma budi pekerti dan karakter peserta didik yang berbasis budaya bangsa;
  3. Meningkatkan kreativitas dan motivasi peserta didik untuk mendorong diri melalui kegiatan yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya;
  4. Menanamkan dan membina aplikasi seni dan sastra, khususnya terhadap nilainilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa;
  5. Menumbuhkembangkan sikap sportivitas dan kompetitif peserta didik sejak dini, yang merupakan bagian dari pendidikan karakter, serta meningkatkan
    kemampuan peserta didik dalam bersosialisasi.

Bidang Lomba FLS2N SD Tahun 2020

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Tahun 2020 terdiri atas empat jenis bidang lomba yaitu:
  1. Lomba Menyanyi Tunggal;
  2. Lomba Seni Tari;
  3. Lomba Pantomim;
  4. Lomba Gambar Bercerita
  5. Kriya Anyam

Tema FLS2N SD

Untuk tahun 2020, FLS2N SD mengangkat tema: "Kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa menguatkan karakter, menggugah daya cipta, serta membentuk kelembutan hati" .

Peserta FLS2N Tahun 2020

Persyaratan peserta FLS2N SD Tahun 2020
  1. Peserta FLS2N-SD adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang pada tahuN pelajaran 2019/2020 masih berstatus siswa SD / MI dan atau yang sederajat;
  2. Peserta FLS2N-SD adalah juara I (pertama) pada setiap jenis lomba sejaK tingkat kecamatan, kabupaten / kota, provinsi yang ditentukan oleh Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan;
  3. Peserta FLS2N-SD Partisipasi maksimal kelahiran 1 Januari 2008;
  4. Peserta FLS2N-SD belum pernah menjadi juara I, II, dan III FLS2N-SD tingkat nasional dan juara internasional.

Ketentuan Bidang Lomba FLS2N

Menyanyi Tunggal

Menyanyi Tunggal FLS2N SD Tahun 2020 adalah menyanyi seorang diri dengan atau tanpa iringan musik. Lomba Menyanyi Tunggal merupakan salah satu wadah untuk menyalurkan minat dan bakat dalam seni vokal. Diharapkan dalam lomba ini akan mengembangkan karakter siswa yang memiliki kreativitas, percaya diri, saling menghargai, kejujuran dan dapat bekerja sama.
Lagu Pilihan Wajib FLS2N SD Tahun 2020
  1. “Hamba Menyanyi”, ciptaan Bing Slamet
  2. “Pancasila Rumah Kita”, ciptaan Franky Sahilatua
  3. “Doa Anak Negeri”, ciptaan Donny Hardono / D. Prasetyo
  4. "Bakti Kami", Ciptaan FX. Sutopo
Lagu Pilihan Bebas
Lagu pilihan bebas adalah lagu daerah yang dipilih dan dipersiapkan oleh peserta sesuai dengan daerahnya masing-masing yang liriknya sesuai dengan usia peserta.
Lagu Wajib
Lagu wajib adalah "Dirgahayu Indonesiaku" ciptaan Husein Mutahar.

Lomba Seni Tari

Lomba Seni Tari pada FLS2N SD Tahun 2020 adalah tari ciptaan baru yang berangkat dari kreativitas yang sesuai dengan zaman dan kecerdasan anak, tema gerak, kostum, tata rias serta memunculkan nilai-nilai lokal, dan semangat budaya lokal.
Bentuk akhir dari karya seni senior yang disajikan yaitu, tema dalam karya tari dapat digambar dengan jelas, mengandung kekuatan tradisi lokal dan kekayaan budaya lokal yang terlihat dari ragam-ragam gerak, ragam musik, kostum, properti, film atau acara yang ditampilkan di panggung.
Tema Tari Mengangkat hal-hal yang berkaitan dengan:
  1. Anak dengan Lingkungan Alam Pesisir (Pantai atau Sungai)
  2. Taman Kota atau Kampung
  3. Anak dan Lingkungan Budaya (Museum atau Bangunan Tua Bersejarah)
Deskripsi: pilih salah satu tema sesuai lokasi atau tempat pertunjukan di atas, kemudian mulai dibuat dalam bentuk karya Tari yang di tonton secara terbuka oleh masyarakat luas.

Lomba Gambar Bercerita

Gambar Bercerita adalah gambar yang memiliki narasi 'literasi visual' yang sedang membahas proses kejadian / gambar melalui bahasa gambar, tanpa perlu ada penjelasan tulisan. Gambar tersebut dapat menceritakan tentang peristiwa sehari-hari, kegiatan sehari-hari, peristiwa atau peristiwa tertentu, misalnya; Cerita sejarah / legenda / mitos, peristiwa luar biasa bencana alam, proses gotong-royong menyelesaikan masalah lingkungan, proses belajar mengajar di sekolah dengan berbagai kegiatannya. Gambar bercerita ini harus dapat menggambarkan proses peristiwa atau peristiwa berkelanjutan dalam bingkai dan bukankah adegan foto (hentikan momen / momen opname) dari kegiatan, peristiwa atau peristiwa saja, yang memiliki proses gambar bercerita yang ditunjukkan gambar pemilihan awal sampai akhir dalam suatu bidang gambar . Gambar bercerita biasanya berbicara melalui bahasa tubuh / gerak tubuh, ekspresi wajah, dan objek-objek pendukung lainnya. Gambar tidak pasti dalam gambar bercerita berbeda dengan cerita bergambar (komik), juga bukan gambar ilustrasi dalam buku cerita.
Model Gambar Bercerita akan dibuat dalam dua bentuk lomba, yaitu:
  1. Gambar Hitam Putih
  2. Karya Mix Media

Pantomim

Pantomim adalah pertunjukan visual imajiner yang memvisualisasikan suatu objek atau benda tanpa kata-kata serta dapat menyampaikan rasa dan pesan melalui gerak tubuh dan mimik wajah. Lomba Pantomim lebih menitikberatkan pada pengembangan karakter, olah gerak, dan ekspresi anak yang bermuatan lokal serta menjunjung nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Materi Lomba Pantomim FLS2N SD Tahun 2020
  1. Babak Penyisihan: "Cita-citaku"
  2. Babak Final “Menjaga kesehatan” (budaya bersih dan sehat dimulai sejak dini)

Lomba Kriya Anyam

Kriya merupakan mengungkapkan diungkapkan dalam dibuat yang dibuat dalam jumlah terbatas, membahas teknik mengolah bahan dan metode kerja dengan hasil yang lebih mengutamakan kreativitas eksploratif yang menghasilkan nilai estetik, keunikan dan nilai guna tertentu.
Bentuk Kriya Anyam
Karya adalah hasil eksplorasi atau pengolahan bahan yang optimal membahas karakteristik bahan, warna, dan tekstur, yang menghasilkan nilai estetik dan nilai fungsi.
Ketentuan ukuran karya kurang dari sebagai berikut:
  1. Panjang: 40 cm
  2. Lebar: 40 cm
  3. Tinggi: 40 cm
Bahan dan Perlengkapan
  1. Bahan dasar yang digunakan adalah bahan kertas (kertas koran, majalah, kalender, dsb.) Yang umum di seluruh Indonesia dan mudah diperoleh di Lingkungan sekitar.
  2. Bahan diambil sendiri oleh masing-masing peserta dengan jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
  3. Bahan yang diambil sudah siap diolah, siap pakai dan anyam (contoh: pilin atau linting, gulung bulat dan atau gulung gepeng, dan kepang.
  4. Elemen bentuk tidak diperbolehkan sudah dibuat dalam bentuk jadi atau tinggal pasang.
  5. Perlengkapan atau peralatan khusus dibawa sendiri oleh peserta masing-masing karena masing-masing daerah memiliki kekhasan cara mendukung sendiri.
  6. Panitia hanya menyediakan perlengkapan standar seperti pemotong pisau, gunting, bor portabel, penggaris, dan juga menyediakan bahan pendukung seperti bambu, benang kasur, kawat, dan lem.
  7. Perlengkapan / peralatan yang digunakan dalam pembuatan boleh alat manual atau semi mesin (elektrik).
  8. Karya hanya memanfaatkan dan mengolah atau mengomposisikan warna yang dibutuhkan oleh material itu sendiri (tidak diperlukan proses pewarnaan menggunakan bahan pewarna).
Tema
Kreasi baru karya kriya anyam melalui media limbah yang disediakan untuk mengasah kreativitas, keterampilan, ketekunan, ketelitian dengan nilai inovatif yang berkarakter serta membantu keperdulian terhadap lingkungan.

No comments:

Post a Comment