Thursday, August 27, 2026

Rangkuman lengkap materi Bahasa Inggris Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 Tahun 2026


📚 RANGKUMAN LENGKAP BAHASA INGGRIS KELAS 6

Kurikulum Merdeka — Semester 1 Tahun 2026


CHAPTER 1 — GREETINGS AND INTRODUCTIONS

Salam dan Perkenalan

A. Greetings — Salam

Good morning = Selamat pagi

Good afternoon = Selamat siang/sore

Good evening = Selamat malam

Good night = Selamat tidur

Hello / Hi = Halo

B. Asking How Someone Is

How are you?
Artinya: Apa kabar?

Jawaban:

  • I am fine. = Saya baik.

  • I am very well. = Saya sangat baik.

  • I am good. = Saya baik.

  • I am not feeling well. = Saya sedang tidak enak badan.

C. Introducing Yourself

Contoh:

Hello, my name is Andi. I am twelve years old. I live in Tasikmalaya. Nice to meet you.

Artinya:

Halo, nama saya Andi. Saya berusia dua belas tahun. Saya tinggal di Tasikmalaya. Senang bertemu denganmu.


CHAPTER 2 — MYSELF AND PERSONAL INFORMATION

Informasi Diri

Kosakata penting:

EnglishIndonesia
NameNama
AgeUmur
AddressAlamat
BirthdayUlang tahun
HobbyHobi
SchoolSekolah
ClassKelas
FriendTeman
FamilyKeluarga

Contoh pertanyaan

What is your name?

→ My name is Rina.

How old are you?

→ I am twelve years old.

Where do you live?

→ I live in Cikatomas.

What is your hobby?

→ My hobby is reading.


CHAPTER 3 — FAMILY

Anggota Keluarga

  • Father = Ayah

  • Mother = Ibu

  • Parents = Orang tua

  • Brother = Saudara laki-laki

  • Sister = Saudara perempuan

  • Grandfather = Kakek

  • Grandmother = Nenek

  • Uncle = Paman

  • Aunt = Bibi

  • Cousin = Sepupu

Contoh kalimat

This is my father.

Ini ayah saya.

She is my mother.

Dia adalah ibu saya.

I have one brother and two sisters.

Saya mempunyai satu saudara laki-laki dan dua saudara perempuan.


CHAPTER 4 — DAILY ACTIVITIES

Kegiatan Sehari-hari

Kosakata:

  • Wake up = Bangun tidur

  • Take a bath = Mandi

  • Brush my teeth = Menggosok gigi

  • Have breakfast = Sarapan

  • Go to school = Pergi ke sekolah

  • Study = Belajar

  • Play = Bermain

  • Have lunch = Makan siang

  • Do homework = Mengerjakan PR

  • Watch television = Menonton televisi

  • Read a book = Membaca buku

  • Go to bed = Pergi tidur

Contoh

I wake up at five o'clock.

Saya bangun pukul lima.

I go to school at seven o'clock.

Saya pergi ke sekolah pukul tujuh.

I study English at school.

Saya belajar Bahasa Inggris di sekolah.


CHAPTER 5 — TELLING TIME

Menyatakan Waktu

Kosakata

O'clock = tepat

Half past = setengah lewat

Quarter past = seperempat lewat

Quarter to = kurang seperempat

Contoh

07.00

→ Seven o'clock.

07.30

→ Half past seven.

07.15

→ Quarter past seven.

07.45

→ Quarter to eight.

Pertanyaan

What time is it?

Jawaban:

It is seven o'clock.


CHAPTER 6 — DAYS, MONTHS, AND DATES

A. Days — Hari

  • Monday = Senin

  • Tuesday = Selasa

  • Wednesday = Rabu

  • Thursday = Kamis

  • Friday = Jumat

  • Saturday = Sabtu

  • Sunday = Minggu

B. Months — Bulan

  • January = Januari

  • February = Februari

  • March = Maret

  • April = April

  • May = Mei

  • June = Juni

  • July = Juli

  • August = Agustus

  • September = September

  • October = Oktober

  • November = November

  • December = Desember

Contoh

Today is Monday.

Hari ini Senin.

My birthday is on August 10th.

Ulang tahun saya tanggal 10 Agustus.


CHAPTER 7 — HOBBIES

Kosakata Hobi

  • Reading = Membaca

  • Writing = Menulis

  • Drawing = Menggambar

  • Singing = Bernyanyi

  • Dancing = Menari

  • Swimming = Berenang

  • Cycling = Bersepeda

  • Playing football = Bermain sepak bola

  • Playing badminton = Bermain bulu tangkis

  • Fishing = Memancing

  • Cooking = Memasak

  • Gardening = Berkebun

Menanyakan hobi

What is your hobby?

My hobby is reading.

What do you like to do?

I like playing football.


CHAPTER 8 — LIKES AND DISLIKES

Untuk menyatakan kesukaan:

I like...

I love...

I enjoy...

Contoh:

I like apples.

I love reading.

I enjoy playing football.

Untuk menyatakan tidak suka:

I don't like...

Contoh:

I don't like spicy food.

Saya tidak suka makanan pedas.

Pertanyaan

Do you like English?

Jawaban:

Yes, I do.

atau

No, I don't.


CHAPTER 9 — SCHOOL AND CLASSROOM

Kosakata di Sekolah

  • Teacher = Guru

  • Student = Siswa

  • Classroom = Ruang kelas

  • Library = Perpustakaan

  • School yard = Halaman sekolah

  • Canteen = Kantin

  • Office = Kantor

  • Book = Buku

  • Pencil = Pensil

  • Eraser = Penghapus

  • Ruler = Penggaris

  • Bag = Tas

  • Chair = Kursi

  • Table = Meja

  • Board = Papan tulis

Classroom Instructions

Open your book!

→ Buka bukumu!

Close your book!

→ Tutup bukumu!

Listen carefully!

→ Dengarkan dengan baik!

Read the text!

→ Bacalah teks!

Write your name!

→ Tuliskan namamu!

Raise your hand!

→ Angkat tanganmu!


CHAPTER 10 — THERE IS AND THERE ARE

Digunakan untuk menyatakan keberadaan sesuatu.

There is

Untuk satu benda.

There is a book on the table.

Ada sebuah buku di atas meja.

There are

Untuk lebih dari satu benda.

There are three books on the table.

Ada tiga buku di atas meja.

Bentuk pertanyaan

Is there a library at your school?

Yes, there is.

Are there twenty students in your class?

Yes, there are.


CHAPTER 11 — PREPOSITIONS OF PLACE

Preposition digunakan untuk menunjukkan posisi atau tempat.

In

= di dalam

The book is in the bag.

On

= di atas

The book is on the table.

Under

= di bawah

The cat is under the chair.

Beside

= di samping

The school is beside the mosque.

Behind

= di belakang

The teacher is behind the table.

In front of

= di depan

The students are in front of the classroom.

Between

= di antara

The library is between the classroom and the office.


CHAPTER 12 — SIMPLE PRESENT TENSE

Simple Present digunakan untuk:

  • Kebiasaan.

  • Kegiatan sehari-hari.

  • Fakta.

  • Keadaan yang umum.

Kalimat positif

I/You/We/They + Verb 1

I study every day.

He/She/It + Verb-s/es

She studies every day.

Contoh

I go to school every day.

He plays football every Sunday.

She reads a book every night.

Ingat!

Untuk he, she, it, kata kerja biasanya mendapat tambahan:

-s / -es

play → plays

read → reads

go → goes

watch → watches


CHAPTER 13 — SIMPLE PAST TENSE

Simple Past digunakan untuk menyatakan kejadian yang sudah terjadi.

Keterangan waktu:

  • Yesterday = kemarin.

  • Last week = minggu lalu.

  • Last month = bulan lalu.

  • Last year = tahun lalu.

Contoh

I visited my grandmother yesterday.

Saya mengunjungi nenek saya kemarin.

We played football last Sunday.

Kami bermain sepak bola Minggu lalu.

Kata kerja tidak beraturan

go → went

eat → ate

see → saw

come → came

buy → bought

take → took


CHAPTER 14 — FUTURE / RENCANA

Untuk menyatakan rencana dapat menggunakan:

I am going to...

Contoh:

I am going to visit my grandmother tomorrow.

Saya akan mengunjungi nenek saya besok.

We are going to play football.

Kami akan bermain sepak bola.

Kata waktu:

  • Tomorrow = besok.

  • Next week = minggu depan.

  • Next month = bulan depan.

  • Next year = tahun depan.


CHAPTER 15 — CAN AND CANNOT

Can digunakan untuk menyatakan kemampuan.

I can swim.

Saya bisa berenang.

She can sing.

Dia bisa bernyanyi.

Cannot / can't digunakan untuk menyatakan ketidakmampuan.

I cannot swim.

Saya tidak bisa berenang.

Pertanyaan

Can you ride a bicycle?

Yes, I can.

atau

No, I can't.


CHAPTER 16 — ADJECTIVES

Kata Sifat

Kata sifat digunakan untuk menggambarkan orang, benda, atau tempat.

Contoh:

  • Big = besar

  • Small = kecil

  • Tall = tinggi

  • Short = pendek

  • Beautiful = indah/cantik

  • Handsome = tampan

  • Clean = bersih

  • Dirty = kotor

  • Smart = pintar

  • Kind = baik

  • Friendly = ramah

  • Strong = kuat

  • Weak = lemah

  • Fast = cepat

  • Slow = lambat

Contoh:

She is beautiful.

He is tall.

The classroom is clean.


CHAPTER 17 — COMPARISON

Digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang.

Comparative

Untuk membandingkan dua hal.

tall → taller

small → smaller

fast → faster

Contoh:

Andi is taller than Budi.

Andi lebih tinggi daripada Budi.

Superlative

Untuk menyatakan yang paling.

tall → the tallest

small → the smallest

Contoh:

Rina is the tallest student in the class.

Rina adalah siswa paling tinggi di kelas.


CHAPTER 18 — FOOD AND DRINK

Makanan

  • Rice = Nasi

  • Bread = Roti

  • Noodles = Mi

  • Chicken = Ayam

  • Fish = Ikan

  • Egg = Telur

  • Vegetable = Sayuran

  • Fruit = Buah

  • Soup = Sup

Minuman

  • Water = Air

  • Milk = Susu

  • Tea = Teh

  • Coffee = Kopi

  • Juice = Jus

Contoh

I like fried rice.

My favorite drink is orange juice.


CHAPTER 19 — SHOPPING

Ungkapan yang digunakan saat berbelanja:

How much is it?

Berapa harganya?

How much are they?

Berapa harganya?

I want to buy this.

Saya ingin membeli ini.

Can I have one, please?

Bolehkah saya mendapatkan satu?

Here you are.

Ini.

Thank you.

Terima kasih.


CHAPTER 20 — DESCRIBING PEOPLE AND PLACES

Untuk menggambarkan seseorang:

This is my friend, Rina. She is twelve years old. She is tall and friendly. She has long black hair.

Untuk menggambarkan tempat:

My school is big and clean. There are twelve classrooms. There is a library and a school yard.


CHAPTER 21 — READING COMPREHENSION

Siswa harus mampu memahami teks sederhana.

Contoh:

My name is Dika. I am twelve years old. I live in Cikatomas. I go to school from Monday to Friday. My favorite subject is English. I like playing football with my friends.

Pertanyaan:

1. What is his name?
→ His name is Dika.

2. How old is he?
→ He is twelve years old.

3. Where does he live?
→ He lives in Cikatomas.

4. What is his favorite subject?
→ His favorite subject is English.

5. What does he like to do?
→ He likes playing football.


CHAPTER 22 — WRITING

Siswa kelas 6 perlu mampu membuat tulisan sederhana dalam Bahasa Inggris.

Contoh: My Daily Activities

My Daily Activities

I wake up at five o'clock in the morning. I take a bath and have breakfast. I go to school at seven o'clock. I study with my friends. I go home at one o'clock. In the afternoon, I play with my friends. At night, I do my homework and read a book. I go to bed at nine o'clock.


🧠 KOSAKATA PENTING

EnglishIndonesia
SchoolSekolah
TeacherGuru
StudentSiswa
FriendTeman
FamilyKeluarga
HouseRumah
FoodMakanan
DrinkMinuman
MorningPagi
AfternoonSiang/Sore
EveningPetang/Malam
TodayHari ini
YesterdayKemarin
TomorrowBesok
AlwaysSelalu
UsuallyBiasanya
SometimesKadang-kadang
NeverTidak pernah
BeautifulCantik/indah
DifficultSulit
EasyMudah
HappySenang
SadSedih
CleanBersih
DirtyKotor

📌 POLA KALIMAT PENTING

Perkenalan

My name is ...

Umur

I am ... years old.

Tempat tinggal

I live in ...

Hobi

My hobby is ...

Kesukaan

I like ...

Tidak suka

I don't like ...

Kemampuan

I can ...

Tidak bisa

I can't ...

Kebiasaan

I ... every day.

Masa lalu

I ... yesterday.

Rencana

I am going to ... tomorrow.

Keberadaan

There is ...

There are ...


⭐ KOMPETENSI YANG HARUS DIKUASAI SISWA KELAS 6

👂 Listening

Siswa mampu:

  • Memahami instruksi sederhana.

  • Memahami percakapan.

  • Menangkap informasi penting.

🗣️ Speaking

Siswa mampu:

  • Memperkenalkan diri.

  • Bertanya dan menjawab.

  • Menceritakan kegiatan sehari-hari.

  • Mengungkapkan kesukaan.

  • Mendeskripsikan orang dan tempat.

📖 Reading

Siswa mampu:

  • Membaca teks sederhana.

  • Menemukan informasi penting.

  • Menjawab pertanyaan.

  • Menentukan arti kosakata.

  • Menyimpulkan isi bacaan.

✍️ Writing

Siswa mampu:

  • Menulis kalimat sederhana.

  • Menulis paragraf.

  • Mendeskripsikan diri.

  • Menulis kegiatan sehari-hari.

  • Menulis pengalaman sederhana.


🎯 RANGKUMAN SUPER SINGKAT

Greetings → salam dan sapaan.

Introduction → memperkenalkan diri.

Family → anggota keluarga.

Daily activities → kegiatan sehari-hari.

Time → menyatakan waktu.

Hobbies → hobi.

Likes & dislikes → kesukaan dan ketidaksukaan.

School → lingkungan sekolah.

There is/There are → menyatakan keberadaan.

Prepositions → menunjukkan posisi.

Simple Present → kebiasaan dan fakta.

Simple Past → kejadian masa lalu.

Future → rencana yang akan dilakukan.

Can/Can't → kemampuan.

Adjectives → kata sifat.

Comparison → membandingkan.

Food & Drink → makanan dan minuman.

Shopping → kegiatan berbelanja.

Reading → memahami teks.

Writing → membuat tulisan sederhana.

🇬🇧 Kunci belajar Bahasa Inggris kelas 6: kuasai kosakata terlebih dahulu, pahami pola kalimat sederhana, kemudian banyak berlatih listening, speaking, reading, dan writing.

Rangkuman lengkap materi Bahasa Sunda Kelas 6 Kurikulum Merdeka Semester 1 Tahun 2026


📚 RANGKUMAN LENGKAP BAHASA SUNDA KELAS 6

Kurikulum Merdeka — Semester 1 Tahun 2026


BAB 1 — NGAREGEPKEUN BASA SUNDA

Ngaregepkeun nyaéta kagiatan ngadéngékeun hiji informasi kalawan daria sangkan bisa ngarti kana eusina.

Nalika ngaregepkeun, urang kudu:

  • Merhatikeun nu keur nyarita.

  • Teu ngobrol sorangan.

  • Ngaregepkeun kalayan daria.

  • Nyatet informasi penting.

  • Bisa nyaritakeun deui eusi anu didéngé.

Hal anu kudu dipikanyaho

Sanggeus ngaregepkeun hiji carita atawa paguneman, urang kudu bisa ngajawab:

Saha? → saha anu dicaritakeun?

Naon? → naon anu kajadian?

Iraha? → iraha kajadianana?

Di mana? → di mana tempatna?

Kunaon? → naon sababna?

Kumaha? → kumaha lumangsungna?


BAB 2 — NYARITA BASA SUNDA

Nyarita nyaéta nepikeun pikiran, perasaan, atawa informasi ku basa lisan.

Dina nyarita kudu:

  • Jelas.

  • Sopan.

  • Luyu jeung kaayaan.

  • Ngagunakeun kecap anu merenah.

  • Sora kadéngé ku nu ngaregepkeun.

Conto

"Wilujeng énjing, Bapa/Ibu Guru sareng réréncangan sadaya. Dina ieu kasempetan, sim kuring badé nepikeun..."

Ieu kaasup basa anu merenah pikeun nyarita di hareupeun jalma réa.


BAB 3 — UNDAK-USUK BASA SUNDA

Undak-usuk basa nyaéta aturan ngagunakeun basa Sunda luyu jeung saha anu diajak nyarita.

Sacara umum urang kudu bisa ngabédakeun basa loma jeung basa lemes.

A. Basa Loma

Dipaké nalika ngobrol jeung:

  • Babaturan deukeut.

  • Jalma anu geus akrab.

  • Jalma anu umurna sarua dina kaayaan teu resmi.

Conto:

"Kuring rék indit ka sakola."

B. Basa Lemes

Dipaké pikeun ngahormat ka:

  • Kolot.

  • Guru.

  • Jalma anu leuwih kolot.

  • Jalma anu kudu dihormat.

Conto:

"Abdi badé angkat ka sakola."


BAB 4 — KECAP LOMA JEUNG KECAP LEMES

Sababaraha kecap anu penting diapalkeun:

Basa LomaBasa Lemes
kuringabdi
rékbadé
inditangkat
datangsumping
dahartuang
nginumngaleueut
sarekulem
balikmulih
ngomongnyarios
nanyanaros
mérémasihan
nyokotnyandak
nemponingali
diukcalik
nangtungngadeg
bogagaduh
imahbumi
bajuraksukan
duitartos
isukénjing

Conto kalimah

Basa loma:

"Kuring rék indit ka imah nini."

Basa lemes:

"Abdi badé angkat ka bumi nini."


BAB 5 — MACA JEUNG NGARTI EUSI BACAAN

Maca nyaéta kagiatan ningali jeung ngarti kana lambang tulisan.

Dina maca urang kudu bisa manggihan:

  • Gagasan utama.

  • Informasi penting.

  • Palaku.

  • Latar.

  • Kajadian.

  • Amanat.

  • Kecap hésé.

Cara manggihan eusi bacaan

  1. Baca judul.

  2. Baca sakabéh téks.

  3. Tandaan informasi penting.

  4. Panggihan palaku jeung kajadian.

  5. Panggihan maksud bacaan.

  6. Jieun kacindekan.


BAB 6 — CARITA PONDOK

Carita pondok nyaéta carita anu eusina rélatif pondok jeung nyaritakeun hiji kajadian atawa sababaraha kajadian anu patali.

Unsur carita

1. Téma

Gagasan utama anu jadi dasar carita.

2. Palaku

Jalma atawa tokoh anu aya dina carita.

3. Watek

Sipat palaku.

Conto:

  • Hadé haté.

  • Jujur.

  • Rajin.

  • Sombong.

  • Wani.

  • Penakut.

4. Latar

Tempat, waktu, jeung suasana.

5. Galur

Runtuyan kajadian dina carita.

6. Amanat

Piwuruk atawa pesen anu hayang ditepikeun ku pangarang.


BAB 7 — DONGÉNG

Dongéng nyaéta carita anu sumebar sacara turun-tumurun di masarakat.

Jenis dongéng di antarana:

1. Fabel

Carita anu palakuna sasatoan.

Conto:

Sakadang Kuya jeung Sakadang Monyét

2. Sasakala

Carita anu nyaritakeun asal-usul hiji tempat atawa kajadian.

Conto:

Sasakala Situ Bagendit

3. Legenda

Carita anu patali jeung hiji tempat atawa tokoh anu dipercaya kungsi aya.

4. Mite

Carita anu aya patalina jeung mahluk gaib, déwa, atawa kapercayaan masarakat.


BAB 8 — SISINDIRAN

Sisindiran nyaéta salah sahiji karya sastra Sunda anu miboga wangun jeung purwakanti anu tangtu.

Sisindiran umumna diwangun ku:

  • Cangkang

  • Eusi

Conto

Ka kebon mawa aseupan,
Mulangna mawa peuteuy.
Lamun hayang loba babaturan,
Kudu daék someah ka séjén.

Dua padalisan kahiji mangrupa cangkang, sedengkeun dua padalisan saterusna mangrupa eusi.


BAB 9 — JENIS SISINDIRAN

Sisindiran bisa dibagi jadi sababaraha rupa.

1. Paparikan

Cangkang jeung eusi miboga sora atawa purwakanti anu padeukeut.

2. Rarakitan

Aya kecap dina cangkang anu dirakit deui dina bagian eusi.

3. Wawangsalan

Sisindiran anu miboga wangun siga tatarucingan.

Eusi sisindiran

Bisa ngandung:

  • Naséhat.

  • Silih asih.

  • Guyonan.

  • Sindiran.


BAB 10 — PUPUH

Pupuh nyaéta wangun puisi tradisional Sunda anu kauger ku guru wilangan jeung guru lagu.

Guru wilangan

Jumlah engang/suku kata dina unggal padalisan.

Guru lagu

Sora vokal panungtung dina unggal padalisan.

Contona:

Kinanti

Pupuh Kinanti biasana miboga suasana:

  • Harepan.

  • Katresna.

  • Naséhat.

  • Kahariwang.

Pupuh anu dipikawanoh dina sastra Sunda di antarana:

  • Kinanti.

  • Sinom.

  • Asmarandana.

  • Dangdanggula.

  • Pangkur.

  • Durma.

  • Mijil.

  • Maskumambang.

  • Pucung.


BAB 11 — BABASAN JEUNG PARIBASA

A. Babasan

Babasan nyaéta ungkara anu miboga harti husus sarta henteu bisa dihartikeun sacara langsung tina kecap-kecapna.

Conto:

Hampang birit

Hartina:

Gancang jeung daék nulungan atawa migawé hiji pagawéan.

Panjang leungeun

Hartina:

Sok nyokot barang batur atawa resep maling.


B. Paribasa

Paribasa nyaéta ungkara anu ngandung naséhat, piwuruk, atawa pangajaran hirup.

Conto:

"Cikaracak ninggang batu, laun-laun jadi legok."

Hartina:

Lamun usaha dilakukeun terus-terusan, hasilna bakal kahontal.

"Kudu silih asah, silih asih, silih asuh."

Hartina:

Kudu silih ajarkeun, silih pikanyaah, jeung silih bimbing.


BAB 12 — KECAP

Kecap nyaéta bagian basa anu miboga harti.

Kecap barang

Nuduhkeun ngaran barang, jalma, tempat, atawa sato.

Conto:

  • buku.

  • méja.

  • guru.

  • sakola.

  • ucing.

Kecap pagawéan

Nuduhkeun hiji pagawéan.

Conto:

  • maca.

  • nulis.

  • lumpat.

  • dahar.

  • diajar.

Kecap sipat

Nuduhkeun sipat.

Conto:

  • bageur.

  • pinter.

  • jangkung.

  • pondok.

  • beresih.


BAB 13 — KECAP SARUA HARTI JEUNG SABALIKNA

Kecap sarua harti

Disebut ogé sinonim.

Conto:

bageur = hadé haté

pinter = calakan

geulis = éndah

Kecap sabalikna harti

Disebut antonim.

Conto:

gedé × leutik

luhur × handap

jangkung × pondok

beunghar × miskin

gancang × laun


BAB 14 — KALIMAH

Kalimah nyaéta runtuyan kecap anu miboga harti anu lengkep.

Conto:

Adi keur maca buku di perpustakaan.

Unsur kalimah bisa ngawengku:

Jejer (J) → saha anu ngalakukeun?

Caritaan (C) → naon anu dilakukeun?

Udagan/Objék (U/O) → naon anu jadi sasaran?

Katerangan (K) → katerangan tempat, waktu, cara, jeung sajabana.

Conto:

Rina maca buku di perpustakaan.

  • Rina = Jejer

  • maca = Caritaan

  • buku = Objék

  • di perpustakaan = Katerangan


BAB 15 — KALIMAH PANANYA

Kalimah pananya nyaéta kalimah anu dipaké pikeun nanyakeun hiji hal.

Kecap pananya:

  • Naon → what

  • Saha → who

  • Iraha → when

  • Di mana → where

  • Kunaon → why

  • Kumaha → how

  • Sabaraha → how many/how much

Conto:

Saha anu datang ka sakola?

Iraha urang rék latihan?

Kunaon manéhna teu sakola?


BAB 16 — KALIMAH PARENTah

Kalimah paréntah nyaéta kalimah anu eusina nitah atawa ménta batur ngalakukeun hiji hal.

Conto:

Pék baca buku éta!

Mangga calik heula!

Ulah miceun runtah sambarangan!

Dina basa Sunda lemes, kecap mangga mindeng dipaké pikeun ngajadikeun paréntah leuwih sopan.


BAB 17 — NULIS BASA SUNDA

Dina nulis basa Sunda kudu merhatikeun:

  • Ejaan.

  • Tanda baca.

  • Pilihan kecap.

  • Struktur kalimah.

  • Undak-usuk basa.

Conto tulisan pondok

Pangalaman di Sakola

Poé Senén, kuring jeung babaturan ngalaksanakeun beberesih kelas. Urang babarengan nyapu, ngepel, jeung ngaberesihan méja. Sanggeus beres, kelas jadi beresih jeung raoseun. Urang ngarasa bungah sabab bisa gawé babarengan.


BAB 18 — AKSARA SUNDA

Aksara Sunda nyaéta sistem tulisan tradisional anu dipaké pikeun nulis basa Sunda.

Sababaraha aksara dasar:

ᮊ ka

ᮌ ga

ᮍ nga

ᮎ ca

ᮏ ja

ᮑ nya

ᮒ ta

ᮓ da

ᮔ na

ᮕ pa

ᮘ ba

ᮙ ma

ᮚ ya

ᮛ ra

ᮜ la

ᮝ wa

ᮞ sa

ᮠ ha

Dina diajar aksara Sunda, siswa perlu latihan:

  • Maca aksara Sunda.

  • Nulis aksara Sunda.

  • Ngarobah aksara Latin kana aksara Sunda.

  • Ngarobah aksara Sunda kana aksara Latin.


BAB 19 — BUDAYA SUNDA

Budaya Sunda mangrupakeun bagian tina budaya Indonesia anu hirup jeung mekar di masarakat Sunda.

Contona:

  • Basa Sunda.

  • Kasenian Sunda.

  • Kadaharan tradisional.

  • Kaulinan tradisional.

  • Pakéan adat.

  • Upacara adat.

  • Tarian tradisional.

  • Waditra Sunda.

Kasenian Sunda

Contona:

  • Angklung.

  • Degung.

  • Jaipongan.

  • Wayang golek.

  • Calung.

  • Kacapi suling.

  • Pencak silat.


BAB 20 — TATA KRAMA JEUNG SOPAN SANTUN

Urang Sunda miboga ajén anu penting dina kahirupan sapopoé.

Contona:

Someah

Ramah ka batur.

Handap asor

Teu sombong jeung daék ngahargaan batur.

Silih asih

Saling nyaah.

Silih asah

Saling ngajarkeun.

Silih asuh

Saling ngabimbing jeung miara.

Dina kahirupan sapopoé urang kudu:

  • Hormat ka kolot.

  • Hormat ka guru.

  • Someah ka tatangga.

  • Hade ka babaturan.

  • Ulah ngomong kasar.

  • Ngagunakeun basa anu merenah.


🧠 KECAP-KECAP PENTING BASA SUNDA

Basa SundaHartina dina Basa Indonesia
abdisaya
anjeunkamu/Anda
badéakan/mau
angkatpergi
sumpingdatang
mulihpulang
tuangmakan
kulemtidur
calikduduk
nyariosberbicara
narosbertanya
ningalimelihat
ngadangukeunmendengarkan
masihanmemberi
nyandakmengambil/membawa
gaduhmempunyai
bumirumah
énjingpagi/besok
ayeunasekarang
kamarikemarin
isukanbesok

⭐ KOMPETENSI YANG KUDU DIKUASAI KELAS 6

👂 Ngaregepkeun

Siswa bisa:

  • Ngarti kana eusi carita.

  • Nangtukeun informasi penting.

  • Ngajawab patalékan.

  • Nyaritakeun deui eusi anu didéngé.

🗣️ Nyarita

Siswa bisa:

  • Nyarita kalawan jelas.

  • Ngagunakeun undak-usuk basa.

  • Nepikeun pamadegan.

  • Nyarita di hareupeun kelas.

📖 Maca

Siswa bisa:

  • Maca téks Sunda.

  • Ngarti kana eusi bacaan.

  • Nangtukeun gagasan utama.

  • Nangtukeun amanat.

  • Ngarti kana kecap anyar.

✍️ Nulis

Siswa bisa:

  • Nulis kalimah Sunda.

  • Nulis paragraf.

  • Nulis carita pondok.

  • Nulis pangalaman.

  • Nulis maké basa anu merenah.

  • Nulis jeung maca aksara Sunda.


🎯 RANGKUMAN SUPER SINGKAT

Ngaregepkeun → ngadéngékeun jeung ngarti.

Nyarita → nepikeun pikiran jeung informasi.

Maca → maca jeung ngarti kana bacaan.

Nulis → nepikeun gagasan dina wangun tulisan.

Undak-usuk basa → ngagunakeun basa luyu jeung lawan nyarita.

Dongéng → carita turun-tumurun.

Carita pondok → carita anu pondok jeung miboga unsur carita.

Sisindiran → karya sastra anu miboga cangkang jeung eusi.

Pupuh → puisi Sunda anu kauger ku guru wilangan jeung guru lagu.

Babasan → ungkara anu miboga harti husus.

Paribasa → ungkara anu ngandung naséhat.

Aksara Sunda → tulisan tradisional Sunda.

Budaya Sunda → warisan budaya anu kudu dipiara jeung dilestarikeun.

🌿 Piwuruk: “Urang Sunda kudu bisa ngagunakeun basa Sunda kalayan hadé, ngajénan ka sasama, sarta ngamumulé budaya Sunda sangkan teu leungit ku jaman.”

Rangkuman lengkap materi Matematika Kelas 6 Kurikulum Merdeka Semester 1 Tahun 2026

 

📚 RANGKUMAN LENGKAP MATEMATIKA KELAS 6

Kurikulum Merdeka — Semester 1 Tahun 2026


BAB 1 — BILANGAN BULAT

A. Pengertian Bilangan Bulat

Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari:

Bilangan negatif, nol, dan bilangan positif.

Contoh:

..., -5, -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, ...

Bilangan bulat dapat digunakan untuk menunjukkan:

  • Suhu.

  • Ketinggian.

  • Kedalaman.

  • Keuntungan dan kerugian.

  • Posisi di atas dan di bawah permukaan laut.


B. Membandingkan Bilangan Bulat

Pada garis bilangan:

Semakin ke kanan → semakin besar

Semakin ke kiri → semakin kecil

Contoh:

-3 < 2

5 > -2

-7 < -4

Perhatikan bilangan negatif:

-2 lebih besar daripada -5

karena -2 berada lebih ke kanan pada garis bilangan.


BAB 2 — OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT

A. Penjumlahan

Contoh:

8 + 5 = 13

-8 + (-3) = -11

7 + (-4) = 3

B. Pengurangan

Contoh:

10 - 6 = 4

5 - (-3) = 8

-4 - 6 = -10

Ingat!

Mengurangi bilangan negatif sama dengan menambahkan bilangan positif.

a - (-b) = a + b


C. Perkalian

Aturan tanda:

(+) × (+) = (+)

(+) × (-) = (-)

(-) × (+) = (-)

(-) × (-) = (+)

Contoh:

(-6) × (-4) = 24

(-7) × 3 = -21


D. Pembagian

Aturan tanda pembagian sama seperti perkalian.

(-24) ÷ (-6) = 4

24 ÷ (-6) = -4


BAB 3 — KPK DAN FPB

A. Faktor

Faktor adalah bilangan yang dapat membagi habis suatu bilangan.

Contoh faktor 12:

1, 2, 3, 4, 6, 12

B. Kelipatan

Kelipatan adalah hasil perkalian suatu bilangan dengan bilangan bulat.

Kelipatan 5:

5, 10, 15, 20, 25, ...


C. FPB

FPB adalah Faktor Persekutuan Terbesar.

Contoh:

Faktor 12:

1, 2, 3, 4, 6, 12

Faktor 18:

1, 2, 3, 6, 9, 18

FPB = 6


D. KPK

KPK adalah Kelipatan Persekutuan Terkecil.

Kelipatan 4:

4, 8, 12, 16, 20, ...

Kelipatan 6:

6, 12, 18, 24, ...

KPK = 12


BAB 4 — PECAHAN

A. Pengertian Pecahan

Pecahan menyatakan bagian dari keseluruhan.

Bentuk umum:

a/b

  • a = pembilang

  • b = penyebut

Contoh:

3/5

3 = pembilang

5 = penyebut.


BAB 5 — PECAHAN SENILAI

Pecahan senilai adalah pecahan yang mempunyai nilai yang sama.

Contoh:

1/2 = 2/4 = 3/6 = 4/8

Untuk mendapatkan pecahan senilai, pembilang dan penyebut dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama.


BAB 6 — MEMBANDINGKAN PECAHAN

Untuk membandingkan pecahan dengan penyebut sama:

3/7 > 2/7

Karena pembilang 3 lebih besar daripada 2.

Jika penyebut berbeda, pecahan dapat disamakan penyebutnya terlebih dahulu.

Contoh:

1/2 dan 2/3

KPK dari 2 dan 3 adalah 6.

1/2 = 3/6

2/3 = 4/6

Jadi:

1/2 < 2/3


BAB 7 — OPERASI PECAHAN

A. Penjumlahan

Jika penyebut sama:

2/7 + 3/7 = 5/7

Jika penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.

Contoh:

1/2 + 1/3

KPK = 6

1/2 = 3/6

1/3 = 2/6

Jadi:

3/6 + 2/6 = 5/6


B. Pengurangan

Contoh:

5/6 - 1/6 = 4/6 = 2/3


C. Perkalian

Kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

2/3 × 4/5 = 8/15


D. Pembagian

Membagi pecahan dilakukan dengan mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua.

Contoh:

2/3 ÷ 4/5

menjadi:

2/3 × 5/4 = 10/12 = 5/6


BAB 8 — DESIMAL

Bilangan desimal menggunakan tanda koma.

Contoh:

0,5

1,25

3,75

Hubungan pecahan dan desimal:

1/2 = 0,5

1/4 = 0,25

3/4 = 0,75


BAB 9 — PERSEN

Persen berarti per seratus.

Simbol persen adalah:

%

Contoh:

25% = 25/100 = 1/4

50% = 50/100 = 1/2

75% = 75/100 = 3/4

Mengubah persen menjadi desimal

25% = 0,25

60% = 0,60

125% = 1,25


BAB 10 — RASIO DAN PERBANDINGAN

Rasio digunakan untuk membandingkan dua besaran.

Contoh:

Dalam sebuah kelas terdapat:

  • 12 siswa laki-laki.

  • 18 siswa perempuan.

Rasio laki-laki : perempuan:

12 : 18

Disederhanakan dengan membagi 6:

2 : 3

Jadi rasio siswa laki-laki dan perempuan adalah 2 : 3.


BAB 11 — SKALA

Skala digunakan untuk menunjukkan perbandingan ukuran pada gambar atau peta dengan ukuran sebenarnya.

Rumus:

Skala = jarak pada gambar ÷ jarak sebenarnya

Contoh:

Skala peta 1 : 100.000 berarti:

1 cm pada peta = 100.000 cm sebenarnya

atau:

1 cm = 1 km


BAB 12 — KECEPATAN, JARAK, DAN WAKTU

Hubungan ketiganya:

Kecepatan = Jarak ÷ Waktu

Jarak = Kecepatan × Waktu

Waktu = Jarak ÷ Kecepatan

Contoh:

Sebuah kendaraan menempuh jarak 120 km dalam 3 jam.

Kecepatan:

120 ÷ 3 = 40 km/jam

Jadi kecepatannya 40 km/jam.


BAB 13 — BENTUK DATAR

Bangun datar adalah bentuk dua dimensi yang memiliki panjang dan lebar.

Contoh:

  • Persegi.

  • Persegi panjang.

  • Segitiga.

  • Lingkaran.

  • Jajar genjang.

  • Trapesium.

  • Belah ketupat.

  • Layang-layang.


BAB 14 — KELILING BANGUN DATAR

Keliling adalah jumlah panjang seluruh sisi suatu bangun.

Persegi

K = 4 × sisi

Contoh:

Sisi = 8 cm

K = 4 × 8 = 32 cm

Persegi panjang

K = 2 × (panjang + lebar)

Contoh:

P = 10 cm

L = 6 cm

K = 2 × (10 + 6) = 32 cm


BAB 15 — LUAS BANGUN DATAR

Persegi

L = sisi × sisi

Persegi panjang

L = panjang × lebar

Segitiga

L = ½ × alas × tinggi

Jajar genjang

L = alas × tinggi

Trapesium

L = ½ × (jumlah sisi sejajar) × tinggi


BAB 16 — LINGKARAN

Lingkaran memiliki:

  • Titik pusat.

  • Jari-jari.

  • Diameter.

  • Busur.

  • Tali busur.

Hubungan diameter dan jari-jari:

d = 2r

r = d ÷ 2

Keliling lingkaran

K = π × d

atau

K = 2 × π × r

Luas lingkaran

L = π × r²

Gunakan:

  • π = 22/7 jika jari-jari atau diameter merupakan kelipatan 7.

  • π = 3,14 untuk perhitungan lainnya.


BAB 17 — BANGUN RUANG

Bangun ruang memiliki panjang, lebar, dan tinggi serta mempunyai volume.

Contoh:

  • Kubus.

  • Balok.

  • Prisma.

  • Limas.

  • Tabung.

  • Kerucut.

  • Bola.


BAB 18 — KUBUS DAN BALOK

A. Kubus

Kubus memiliki semua sisi berbentuk persegi dengan ukuran sama.

Volume:

V = s × s × s

atau

V = s³

genui{"learning_viz":{"type_id":"VOLUME_CUBE","locale_override":"id-ID"}}

Luas permukaan:

LP = 6 × s²


B. Balok

Volume:

V = panjang × lebar × tinggi

Luas permukaan:

LP = 2 × (pl + pt + lt)


BAB 19 — SATUAN UKURAN

Panjang

km → hm → dam → m → dm → cm → mm

Turun satu tingkat → ×10

Naik satu tingkat → ÷10

Contoh:

3 m = 300 cm


Berat

kg → hg → dag → g → dg → cg → mg

Contoh:

2 kg = 2.000 g


Waktu

1 menit = 60 detik

1 jam = 60 menit

1 hari = 24 jam

1 minggu = 7 hari

1 tahun = 12 bulan


BAB 20 — DATA DAN PENYAJIAN DATA

Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari pengamatan, pengukuran, atau penelitian.

Data dapat disajikan dalam:

  • Tabel.

  • Diagram batang.

  • Diagram garis.

  • Diagram lingkaran.


BAB 21 — RATA-RATA

Rata-rata disebut juga mean.

Rumus:

Rata-rata = jumlah seluruh data ÷ banyak data

Contoh:

Nilai:

70, 80, 90

Jumlah:

70 + 80 + 90 = 240

Banyak data = 3

Rata-rata:

240 ÷ 3 = 80

Jadi rata-ratanya 80.


BAB 22 — MEDIAN DAN MODUS

Median

Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan.

Contoh:

60, 70, 75, 80, 90

Median = 75

Jika jumlah data genap, median diperoleh dari rata-rata dua nilai tengah.


Modus

Modus adalah data yang paling sering muncul.

Contoh:

70, 75, 80, 80, 80, 90

Modus = 80


🧠 RUMUS PENTING KELAS 6

MateriRumus
KecepatanJarak ÷ waktu
JarakKecepatan × waktu
WaktuJarak ÷ kecepatan
Keliling persegi4 × sisi
Luas persegisisi × sisi
Keliling persegi panjang2 × (p + l)
Luas persegi panjangp × l
Luas segitiga½ × alas × tinggi
Luas jajar genjangalas × tinggi
Luas lingkaranπ × r²
Keliling lingkaran2 × π × r
Volume kubus
Volume balokp × l × t
Rata-ratajumlah data ÷ banyak data

⭐ KOMPETENSI YANG HARUS DIKUASAI

Pada akhir pembelajaran, siswa sebaiknya mampu:

🔢 Bilangan

  • Membaca dan membandingkan bilangan.

  • Melakukan operasi hitung.

  • Menyelesaikan masalah bilangan bulat.

  • Menggunakan FPB dan KPK.

🍰 Pecahan

  • Menyederhanakan pecahan.

  • Membandingkan pecahan.

  • Mengubah pecahan menjadi desimal dan persen.

  • Melakukan operasi pecahan.

  • Menyelesaikan soal cerita.

📐 Geometri

  • Mengenal bangun datar.

  • Menghitung keliling.

  • Menghitung luas.

  • Mengenal bangun ruang.

  • Menghitung volume.

📊 Data

  • Membaca tabel.

  • Membaca diagram.

  • Mengolah data.

  • Menghitung rata-rata.

  • Menentukan median.

  • Menentukan modus.

🚗 Pengukuran

  • Mengubah satuan panjang.

  • Mengubah satuan berat.

  • Menghitung waktu.

  • Menggunakan konsep jarak, waktu, dan kecepatan.


🎯 RANGKUMAN SUPER SINGKAT

Bilangan → operasi hitung → FPB/KPK → pecahan → desimal → persen → rasio → skala → kecepatan → bangun datar → keliling → luas → lingkaran → bangun ruang → volume → pengukuran → data → rata-rata, median, dan modus.

⭐ Kunci sukses Matematika Kelas 6

Pahami konsep → hafalkan rumus penting → kerjakan contoh → latihan soal → periksa kembali jawaban.

Untuk persiapan PAS/SAS atau ujian kelas 6, materi di atas sebaiknya dilanjutkan dengan kumpulan soal latihan per bab beserta pembahasan langkah demi langkah, karena kemampuan menyelesaikan soal cerita dan menerapkan konsep dalam situasi sehari-hari sangat penting.

Rangkuman lengkap materi seni dan budaya Kelas 6 Kurikulum Merdeka Semester 1 Tahun 2026


🎨 RANGKUMAN LENGKAP SENI DAN BUDAYA KELAS 6

Kurikulum Merdeka — Semester 1 Tahun 2026


BAB 1 — MENGENAL SENI DAN BUDAYA

A. Pengertian Seni

Seni adalah hasil karya manusia yang dibuat untuk mengungkapkan perasaan, gagasan, pengalaman, dan keindahan.

Seni dapat dinikmati melalui:

  • Penglihatan.

  • Pendengaran.

  • Gerakan.

  • Perasaan.

B. Cabang Seni

Beberapa cabang seni yang dipelajari di sekolah antara lain:

  1. Seni Rupa

  2. Seni Musik

  3. Seni Tari

  4. Seni Teater

Keempat cabang seni tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, tetapi dapat saling berhubungan.


BAB 2 — SENI RUPA

A. Pengertian Seni Rupa

Seni rupa adalah karya seni yang dapat dinikmati terutama melalui indra penglihatan dan memiliki unsur visual.

Contoh:

  • Lukisan.

  • Gambar.

  • Patung.

  • Poster.

  • Kerajinan.

  • Batik.

  • Kolase.


B. Unsur-Unsur Seni Rupa

1. Titik

Unsur seni rupa yang paling sederhana.

2. Garis

Goresan yang memiliki arah dan panjang.

Contoh:

  • Garis lurus.

  • Garis lengkung.

  • Garis zig-zag.

  • Garis horizontal.

  • Garis vertikal.

3. Bentuk

Bentuk adalah wujud suatu objek.

Contoh:

  • Lingkaran.

  • Persegi.

  • Segitiga.

  • Kubus.

  • Bola.

4. Warna

Warna membuat karya seni menjadi lebih menarik.

Warna dapat memberikan kesan:

  • Ceria.

  • Sedih.

  • Tenang.

  • Berani.

  • Hangat.

5. Tekstur

Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda.

Contoh:

  • Kasar.

  • Halus.

  • Licin.

  • Berpori.

6. Ruang

Ruang menunjukkan keluasan atau jarak dalam karya seni.

7. Gelap terang

Digunakan untuk memberikan kesan volume, kedalaman, dan pencahayaan.


BAB 3 — MENGGAMBAR

Menggambar merupakan kegiatan membuat bentuk atau objek menggunakan garis, bentuk, dan warna.

Jenis gambar

  • Gambar bentuk.

  • Gambar ilustrasi.

  • Gambar dekoratif.

  • Gambar pemandangan.

  • Gambar imajinatif.

Langkah menggambar

  1. Menentukan objek.

  2. Membuat sketsa.

  3. Menambahkan detail.

  4. Memberikan warna atau arsiran.

  5. Memperbaiki gambar.

  6. Menyelesaikan karya.


BAB 4 — POSTER

Poster adalah karya seni rupa yang berisi gambar dan tulisan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Poster dapat digunakan untuk:

  • Ajakan menjaga lingkungan.

  • Kesehatan.

  • Pendidikan.

  • Keselamatan.

  • Kegiatan sekolah.

  • Pelestarian budaya.

Ciri poster

  • Tulisan singkat.

  • Mudah dibaca.

  • Gambar menarik.

  • Warna sesuai.

  • Pesan jelas.

  • Bersifat persuasif atau mengajak.

Contoh pesan:

AYO JAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN!


BAB 5 — KARYA SENI DARI BAHAN DI SEKITAR

Bahan untuk membuat karya seni dapat berasal dari lingkungan sekitar.

Contoh:

Bahan alam

  • Daun.

  • Biji-bijian.

  • Kayu.

  • Bambu.

  • Batu.

  • Kulit jagung.

Bahan buatan

  • Kertas.

  • Kardus.

  • Plastik.

  • Botol bekas.

  • Kain.

Bahan bekas dapat dimanfaatkan menjadi karya seni sehingga membantu mengurangi sampah.


BAB 6 — SENI MUSIK

A. Pengertian Musik

Musik adalah seni yang menggunakan bunyi atau suara yang disusun secara teratur sehingga menghasilkan karya yang dapat dinikmati.

Unsur musik antara lain:

  • Melodi.

  • Ritme.

  • Harmoni.

  • Tempo.

  • Dinamika.

  • Timbre.


BAB 7 — MELODI, RITME, DAN TEMPO

A. Melodi

Melodi adalah rangkaian nada yang tersusun sehingga membentuk suatu lagu.

B. Ritme

Ritme adalah pola panjang-pendek atau kuat-lemah bunyi dalam musik.

C. Tempo

Tempo adalah cepat atau lambatnya lagu dimainkan.

Contoh:

  • Largo → sangat lambat.

  • Adagio → lambat.

  • Andante → sedang seperti orang berjalan.

  • Moderato → sedang.

  • Allegro → cepat.

  • Presto → sangat cepat.


BAB 8 — DINAMIKA DALAM MUSIK

Dinamika menunjukkan keras atau lembutnya bunyi.

Contoh tanda dinamika:

  • p (piano) → lembut.

  • f (forte) → keras.

  • pp (pianissimo) → sangat lembut.

  • ff (fortissimo) → sangat keras.

Dinamika membuat lagu menjadi lebih ekspresif.


BAB 9 — ALAT MUSIK

Alat musik dapat dikelompokkan berdasarkan cara memainkannya.

1. Dipukul

Contoh:

  • Gong.

  • Kendang.

  • Drum.

  • Kolintang.

2. Dipetik

Contoh:

  • Gitar.

  • Kecapi.

  • Sasando.

3. Ditiup

Contoh:

  • Seruling.

  • Terompet.

  • Saksofon.

4. Digesek

Contoh:

  • Biola.

  • Rebab.

5. Ditekan

Contoh:

  • Piano.

  • Keyboard.


BAB 10 — MUSIK TRADISIONAL INDONESIA

Musik tradisional adalah musik yang berkembang di suatu daerah dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Contoh:

  • Angklung → Jawa Barat.

  • Gamelan → Jawa dan Bali.

  • Kolintang → Sulawesi Utara.

  • Sasando → Nusa Tenggara Timur.

  • Talempong → Sumatra Barat.

  • Tifa → Papua dan Maluku.

Musik tradisional merupakan bagian dari identitas budaya Indonesia.


BAB 11 — SENI TARI

A. Pengertian Tari

Tari adalah seni yang menggunakan gerak tubuh secara berirama dan memiliki makna atau tujuan tertentu.

Tari dapat digunakan sebagai:

  • Hiburan.

  • Upacara.

  • Pertunjukan.

  • Pendidikan.

  • Penyambutan tamu.


BAB 12 — UNSUR-UNSUR TARI

Ada tiga unsur utama tari:

1. Wiraga

Wiraga berkaitan dengan gerakan tubuh.

Penari harus mampu melakukan gerakan dengan baik.

2. Wirama

Wirama berkaitan dengan irama atau tempo musik.

Gerakan harus sesuai dengan iringan.

3. Wirasa

Wirasa berkaitan dengan penghayatan dan ekspresi.

Penari harus mampu menunjukkan perasaan melalui gerakan dan ekspresi wajah.

Mudah diingat:

Wiraga = gerakan

Wirama = irama

Wirasa = perasaan


BAB 13 — POLA LANTAI TARI

Pola lantai adalah garis atau formasi yang digunakan penari ketika bergerak.

Pola lantai garis lurus

Contoh:

  • Horizontal.

  • Vertikal.

  • Diagonal.

Pola lantai garis lengkung

Contoh:

  • Lingkaran.

  • Setengah lingkaran.

  • Lengkung.

Pola lantai membuat pertunjukan tari menjadi lebih teratur dan menarik.


BAB 14 — TARI TRADISIONAL

Tari tradisional adalah tari yang berkembang dalam masyarakat tertentu dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Contoh:

  • Tari Jaipong → Jawa Barat.

  • Tari Saman → Aceh.

  • Tari Piring → Sumatra Barat.

  • Tari Kecak → Bali.

  • Tari Serimpi → Jawa Tengah.

  • Tari Pakarena → Sulawesi Selatan.

Kita harus menjaga dan melestarikan tari tradisional agar tidak hilang.


BAB 15 — SENI TEATER

A. Pengertian Teater

Teater adalah seni pertunjukan yang menggabungkan:

  • Akting.

  • Dialog.

  • Gerak.

  • Ekspresi.

  • Suara.

  • Tata panggung.

B. Unsur Teater

1. Pemain

Orang yang memainkan karakter.

2. Tokoh

Karakter yang diperankan.

3. Naskah

Teks yang berisi cerita dan dialog.

4. Dialog

Percakapan antartokoh.

5. Sutradara

Orang yang mengarahkan pertunjukan.

6. Tata panggung

Pengaturan tempat pertunjukan.

7. Tata rias dan kostum

Digunakan untuk mendukung karakter.


BAB 16 — BERMAIN PERAN

Bermain peran adalah kegiatan memerankan tokoh tertentu.

Agar bermain peran baik:

  • Memahami karakter.

  • Menghafal atau memahami dialog.

  • Menggunakan ekspresi yang sesuai.

  • Mengatur suara.

  • Menggunakan gerakan yang tepat.

  • Bekerja sama dengan pemain lain.

Contoh karakter:

  • Tokoh baik.

  • Tokoh jahat.

  • Tokoh lucu.

  • Tokoh pemberani.

  • Tokoh pemalu.


BAB 17 — APRESIASI SENI

Apresiasi seni adalah kegiatan mengamati, memahami, menghargai, dan memberikan penilaian terhadap karya seni.

Saat mengapresiasi karya seni, kita dapat memperhatikan:

  • Keindahan.

  • Kreativitas.

  • Teknik.

  • Bahan.

  • Warna.

  • Makna.

  • Pesan.

  • Keunikan.

Sikap saat mengapresiasi karya teman

  • Menghargai.

  • Tidak mengejek.

  • Memberikan kritik dengan sopan.

  • Memberikan saran yang membangun.

  • Menghargai usaha pembuat karya.


BAB 18 — SENI DAN BUDAYA DAERAH

Indonesia mempunyai kekayaan budaya yang sangat besar.

Budaya daerah meliputi:

  • Seni rupa.

  • Musik.

  • Tari.

  • Teater.

  • Bahasa.

  • Pakaian adat.

  • Rumah adat.

  • Makanan tradisional.

  • Upacara adat.

Budaya daerah merupakan bagian dari identitas bangsa Indonesia.


🇮🇩 BAB 19 — MELESTARIKAN SENI DAN BUDAYA

Sebagai generasi muda, kita dapat melestarikan budaya dengan cara:

  • Mempelajari kesenian daerah.

  • Menonton pertunjukan tradisional.

  • Belajar memainkan alat musik tradisional.

  • Mempelajari tari daerah.

  • Menggunakan produk budaya lokal.

  • Mengikuti kegiatan budaya.

  • Mengenalkan budaya Indonesia kepada orang lain.

  • Tidak malu terhadap budaya sendiri.


🧠 KATA KUNCI YANG WAJIB DIINGAT

MateriPengertian
Seni rupaSeni yang dapat dinikmati melalui penglihatan
TitikUnsur seni rupa paling sederhana
GarisGoresan yang memiliki arah dan panjang
WarnaUnsur visual yang memberikan kesan tertentu
TeksturSifat permukaan benda
PosterGambar dan tulisan untuk menyampaikan pesan
MusikSeni yang menggunakan bunyi
MelodiRangkaian nada
RitmePola irama
TempoCepat lambat lagu
DinamikaKeras lembut bunyi
TariSeni gerak tubuh berirama
WiragaGerakan tari
WiramaIrama tari
WirasaPenghayatan/perasaan
Pola lantaiFormasi gerak penari
TeaterSeni pertunjukan
DialogPercakapan antartokoh
ApresiasiMenghargai dan memahami karya seni
BudayaHasil cipta, rasa, dan karya manusia

🎯 RANGKUMAN SUPER SINGKAT

Seni Rupa → garis, bentuk, warna, tekstur, gambar, poster, kerajinan.

Seni Musik → nada, melodi, ritme, tempo, dinamika, alat musik, lagu daerah.

Seni Tari → gerak, irama, ekspresi, wiraga, wirama, wirasa, pola lantai.

Seni Teater → tokoh, karakter, dialog, akting, ekspresi, naskah, panggung.

Budaya → keberagaman seni dan tradisi daerah yang harus dihargai dan dilestarikan.

Pesan utama: Seni bukan hanya tentang menghasilkan karya yang indah, tetapi juga tentang kreativitas, keberanian berekspresi, kerja sama, menghargai karya orang lain, serta melestarikan budaya Indonesia.

Rangkuman lengkap materi bahasa indonesia Kelas 6 Kurikulum Merdeka Semester 1 Tahun 2026


📚 RANGKUMAN LENGKAP

BAHASA INDONESIA KELAS 6

KURIKULUM MERDEKA — SEMESTER 1 TAHUN 2026


BAB 1 — MEMBACA DAN MEMAHAMI TEKS

Membaca bukan hanya mengenali tulisan, tetapi juga memahami informasi dan pesan yang terdapat dalam bacaan.

A. Informasi dalam Teks

Informasi adalah keterangan atau pengetahuan yang disampaikan melalui teks.

Informasi dapat berupa:

  • Fakta.

  • Pendapat.

  • Gagasan.

  • Data.

  • Peristiwa.

  • Penjelasan.

  • Pesan.

Informasi tersurat

Informasi yang tertulis secara langsung dalam teks.

Contoh:

Rani pergi ke perpustakaan pada hari Senin.

Informasi tersurat:
Rani pergi ke perpustakaan pada hari Senin.

Informasi tersirat

Informasi yang tidak dituliskan secara langsung, tetapi dapat disimpulkan dari isi bacaan.

Contoh:

Rani membawa payung ketika pergi ke sekolah. Jalanan terlihat basah.

Kesimpulan:
Kemungkinan sebelumnya turun hujan.


BAB 2 — IDE POKOK DAN GAGASAN PENDUKUNG

A. Ide Pokok

Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi dasar pembahasan sebuah paragraf.

Ide pokok dapat ditemukan:

  • Di awal paragraf.

  • Di akhir paragraf.

  • Di awal dan akhir paragraf.

  • Terkadang tersirat.

Contoh

Lingkungan sekolah harus dijaga kebersihannya. Sampah harus dibuang ke tempat sampah. Siswa juga harus melaksanakan piket kelas. Dengan lingkungan yang bersih, kegiatan belajar menjadi nyaman.

Ide pokok:

Lingkungan sekolah harus dijaga kebersihannya.


B. Gagasan Pendukung

Gagasan pendukung adalah informasi yang menjelaskan atau memperkuat ide pokok.

Pada contoh di atas:

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Melaksanakan piket.

  • Lingkungan bersih membuat belajar nyaman.


BAB 3 — MERANGKUM DAN MENYIMPULKAN TEKS

A. Ringkasan

Ringkasan adalah bentuk pendek dari sebuah teks yang tetap mempertahankan informasi penting.

Cara membuat ringkasan:

  1. Membaca teks secara keseluruhan.

  2. Menentukan ide pokok setiap paragraf.

  3. Mencatat informasi penting.

  4. Menghilangkan informasi yang tidak penting.

  5. Menyusun kembali dengan kalimat sendiri.

  6. Membaca ulang ringkasan.


B. Kesimpulan

Kesimpulan adalah pernyataan akhir yang merangkum inti pembahasan.

Kesimpulan harus:

  • Sesuai isi teks.

  • Berdasarkan informasi yang tersedia.

  • Singkat.

  • Jelas.

  • Tidak menambahkan informasi yang tidak terdapat dalam teks.


BAB 4 — TEKS INFORMASI

Teks informasi adalah teks yang memberikan pengetahuan atau informasi mengenai suatu hal.

Contohnya:

  • Artikel.

  • Berita.

  • Teks eksplanasi.

  • Laporan.

  • Infografis.

  • Teks prosedur.

  • Teks deskripsi.

Saat membaca teks informasi, kita harus mampu menemukan:

  • Apa yang dibahas?

  • Siapa yang terlibat?

  • Kapan terjadi?

  • Di mana terjadi?

  • Mengapa terjadi?

  • Bagaimana prosesnya?


BAB 5 — KATA TANYA

Kata tanya digunakan untuk memperoleh informasi.

1. Apa

Untuk menanyakan benda, hal, atau peristiwa.

Contoh:

Apa manfaat membaca?

2. Siapa

Untuk menanyakan orang.

Contoh:

Siapa yang membersihkan kelas?

3. Kapan

Untuk menanyakan waktu.

Contoh:

Kapan kegiatan tersebut dilaksanakan?

4. Di mana

Untuk menanyakan tempat.

Contoh:

Di mana kegiatan itu berlangsung?

5. Mengapa

Untuk menanyakan alasan atau sebab.

Contoh:

Mengapa kita harus menjaga lingkungan?

6. Bagaimana

Untuk menanyakan cara atau keadaan.

Contoh:

Bagaimana cara menghemat air?

7. Berapa

Untuk menanyakan jumlah.

Contoh:

Berapa jumlah peserta kegiatan?


BAB 6 — TEKS DESKRIPSI

Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek secara jelas dan terperinci sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat atau merasakan objek tersebut.

Objek yang dapat dideskripsikan:

  • Orang.

  • Hewan.

  • Tempat.

  • Benda.

  • Lingkungan.

  • Peristiwa.

Ciri-ciri teks deskripsi

  • Menggambarkan objek secara rinci.

  • Menggunakan kata sifat.

  • Menggunakan kata-kata yang berkaitan dengan pancaindra.

  • Membuat pembaca seolah-olah melihat atau merasakan objek.

Contoh kata sifat:

  • Indah.

  • Besar.

  • Tinggi.

  • Bersih.

  • Sejuk.

  • Ramai.

  • Harum.


BAB 7 — TEKS PROSEDUR

Teks prosedur adalah teks yang menjelaskan langkah-langkah melakukan atau membuat sesuatu.

Contoh:

  • Cara membuat makanan.

  • Cara menggunakan alat.

  • Cara menanam tanaman.

  • Cara membuat kerajinan.

Struktur teks prosedur

  1. Tujuan

  2. Alat dan bahan

  3. Langkah-langkah

  4. Penutup, jika diperlukan.

Ciri bahasa

Teks prosedur banyak menggunakan:

  • Kata kerja perintah.

  • Kata bilangan.

  • Kata penghubung urutan.

Contoh:

Pertama, siapkan alat dan bahan.

Kemudian, masukkan air ke dalam wadah.

Setelah itu, aduk hingga merata.


BAB 8 — TEKS NARASI DAN CERITA

Narasi adalah teks yang menceritakan rangkaian peristiwa.

Cerita dapat berupa:

  • Cerita pengalaman.

  • Cerita fiksi.

  • Cerita sejarah.

  • Cerita inspiratif.

  • Cerita fantasi.

Unsur-unsur cerita

1. Tokoh

Pelaku dalam cerita.

2. Watak

Sifat atau karakter tokoh.

Contoh:

  • Jujur.

  • Rajin.

  • Sombong.

  • Berani.

  • Penyayang.

3. Latar

Tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita.

4. Alur

Urutan peristiwa dalam cerita.

5. Konflik

Masalah yang dialami tokoh.

6. Amanat

Pesan yang ingin disampaikan melalui cerita.


BAB 9 — FAKTA DAN OPINI

A. Fakta

Fakta adalah informasi yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan.

Contoh:

Indonesia memiliki banyak pulau.

Pernyataan tersebut dapat dibuktikan melalui data.

B. Opini

Opini adalah pendapat atau penilaian seseorang.

Contoh:

Menurut saya, membaca buku adalah kegiatan yang sangat menyenangkan.

Kalimat tersebut merupakan opini karena berisi pendapat.

Cara membedakan

Fakta:

  • Dapat dibuktikan.

  • Berdasarkan kenyataan.

  • Memiliki data atau bukti.

Opini:

  • Berisi pendapat.

  • Bersifat subjektif.

  • Belum tentu dapat dibuktikan benar atau salah.


BAB 10 — KOSAKATA

Kosakata adalah kumpulan kata yang digunakan dalam suatu bahasa.

Siswa kelas 6 perlu memahami:

  • Kata baku.

  • Kata tidak baku.

  • Sinonim.

  • Antonim.

  • Kata umum.

  • Kata khusus.

  • Kata berimbuhan.

  • Makna kata.

  • Ungkapan.

Sinonim

Kata yang memiliki makna sama atau hampir sama.

Contoh:

indah = cantik

pandai = pintar

Antonim

Kata yang memiliki makna berlawanan.

Contoh:

besar × kecil

tinggi × rendah

rajin × malas


BAB 11 — KATA BAKU DAN TIDAK BAKU

Kata baku

Kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Contoh:

  • praktik

  • izin

  • risiko

  • aktivitas

  • apotek

Kata tidak baku

Kata yang penggunaannya tidak sesuai dengan bentuk baku.

Contoh:

  • praktek → praktik

  • ijin → izin

  • resiko → risiko

  • aktifitas → aktivitas

  • apotik → apotek


BAB 12 — KALIMAT EFEKTIF

Kalimat efektif adalah kalimat yang jelas, tepat, dan mudah dipahami.

Ciri-cirinya:

  • Memiliki struktur yang jelas.

  • Menggunakan kata yang tepat.

  • Tidak bertele-tele.

  • Tidak menggunakan kata secara berlebihan.

  • Sesuai kaidah bahasa Indonesia.

Contoh tidak efektif:

Para siswa-siswa sedang belajar bersama-sama.

Efektif:

Para siswa sedang belajar bersama.

atau

Siswa-siswa sedang belajar bersama.


BAB 13 — IMBUHAN

Imbuhan adalah tambahan pada kata dasar sehingga membentuk kata baru.

Contoh:

me- + baca → membaca

ber- + main → bermain

di- + tulis → ditulis

pe- + baca → pembaca

ke-...-an → kesehatan

Contoh perubahan

Kata dasar:

ajar

Menjadi:

  • belajar

  • mengajar

  • pelajar

  • pengajar

  • pelajaran


BAB 14 — KALIMAT LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG

Kalimat langsung

Kalimat yang menirukan ucapan seseorang secara langsung.

Contoh:

Ibu berkata, "Belajarlah dengan rajin."

Ciri:

  • Menggunakan tanda petik.

  • Isi ucapan ditulis sebagaimana disampaikan.

Kalimat tidak langsung

Kalimat yang menyampaikan kembali perkataan seseorang.

Contoh:

Ibu berkata bahwa kami harus belajar dengan rajin.


BAB 15 — TANDA BACA

Tanda baca membantu pembaca memahami maksud sebuah kalimat.

Titik (.)

Digunakan pada akhir kalimat berita.

Saya belajar Bahasa Indonesia.

Koma (,)

Digunakan untuk memisahkan unsur dalam suatu perincian.

Saya membeli buku, pensil, penghapus, dan penggaris.

Tanda tanya (?)

Digunakan pada akhir kalimat tanya.

Kapan kamu pergi?

Tanda seru (!)

Digunakan untuk kalimat perintah atau seruan.

Jagalah kebersihan!

Tanda petik (" ")

Digunakan untuk mengapit kalimat langsung.

Ayah berkata, "Belajarlah dengan rajin."


BAB 16 — PUISI

Puisi adalah karya sastra yang menggunakan bahasa yang indah dan memiliki makna tertentu.

Unsur puisi

  • Judul.

  • Bait.

  • Baris.

  • Rima.

  • Diksi.

  • Majas.

  • Amanat.

Diksi

Diksi adalah pilihan kata yang digunakan penyair.

Rima

Rima adalah persamaan atau pengulangan bunyi dalam puisi.

Amanat

Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan penyair.


BAB 17 — PIDATO

Pidato adalah kegiatan menyampaikan gagasan atau informasi di depan orang banyak.

Struktur pidato

1. Pembukaan

Berisi:

  • Salam.

  • Sapaan.

  • Ucapan syukur.

  • Pengantar.

2. Isi

Berisi:

  • Topik.

  • Penjelasan.

  • Pendapat.

  • Ajakan.

3. Penutup

Berisi:

  • Kesimpulan.

  • Harapan.

  • Permohonan maaf.

  • Salam penutup.


BAB 18 — PRESENTASI

Presentasi adalah kegiatan menyampaikan informasi kepada orang lain secara lisan.

Agar presentasi baik:

  • Menguasai materi.

  • Berbicara dengan jelas.

  • Menggunakan bahasa yang sopan.

  • Menatap audiens.

  • Tidak terlalu cepat berbicara.

  • Menggunakan media jika diperlukan.

  • Menjawab pertanyaan dengan baik.


BAB 19 — MENULIS

Kemampuan menulis meliputi:

  • Menulis kalimat.

  • Menulis paragraf.

  • Menulis pengalaman.

  • Menulis cerita.

  • Menulis laporan.

  • Menulis teks prosedur.

  • Menulis ringkasan.

  • Menulis tanggapan.

Langkah menulis

Menentukan topik → menentukan tujuan → membuat kerangka → mengembangkan tulisan → memeriksa tulisan → memperbaiki tulisan.


BAB 20 — BERBICARA DAN MENYAMPAIKAN PENDAPAT

Dalam menyampaikan pendapat, kita harus:

  • Berbicara sopan.

  • Menggunakan alasan yang jelas.

  • Berdasarkan fakta jika memungkinkan.

  • Tidak menghina pendapat orang lain.

  • Mau mendengarkan pendapat berbeda.

  • Tidak memaksakan kehendak.

Contoh:

"Menurut saya, kegiatan membaca selama 15 menit sebelum pelajaran dapat meningkatkan minat baca siswa karena siswa terbiasa membaca setiap hari."


📌 KEMAMPUAN YANG HARUS DIKUASAI KELAS 6

Berdasarkan kompetensi Bahasa Indonesia SD, siswa perlu mampu memahami informasi tersurat, menyusun kembali informasi, membuat ikhtisar, menarik kesimpulan dari informasi tersirat, menilai gagasan/fakta/opini, serta memberikan tanggapan terhadap isi teks. (Pusmendik)

Jadi, siswa kelas 6 sebaiknya menguasai:

📖 Membaca

  • Membaca teks dengan lancar.

  • Menemukan informasi penting.

  • Menentukan ide pokok.

  • Menentukan gagasan pendukung.

  • Menyimpulkan bacaan.

  • Menentukan amanat.

  • Memahami kosakata.

✍️ Menulis

  • Membuat paragraf.

  • Membuat ringkasan.

  • Membuat teks prosedur.

  • Membuat cerita.

  • Membuat laporan.

  • Menulis pendapat.

🗣️ Berbicara

  • Berdiskusi.

  • Bertanya.

  • Menjawab pertanyaan.

  • Menyampaikan pendapat.

  • Presentasi.

  • Berpidato.

👂 Menyimak

  • Mendengarkan informasi.

  • Menemukan informasi penting.

  • Memahami pesan.

  • Menyampaikan kembali informasi.


⭐ RINGKASAN KATA KUNCI

MateriPengertian Singkat
Ide pokokGagasan utama paragraf
Gagasan pendukungGagasan yang menjelaskan ide pokok
Informasi tersuratInformasi yang tertulis langsung
Informasi tersiratInformasi yang harus disimpulkan
RingkasanBentuk singkat dari teks
KesimpulanInti akhir pembahasan
FaktaInformasi yang dapat dibuktikan
OpiniPendapat seseorang
DeskripsiMenggambarkan objek
ProsedurMenjelaskan langkah-langkah
NarasiMenceritakan rangkaian peristiwa
TokohPelaku cerita
LatarTempat, waktu, suasana
AlurUrutan peristiwa
AmanatPesan cerita
SinonimPersamaan makna
AntonimLawan makna
KosakataKumpulan kata
Kalimat efektifKalimat yang jelas dan tepat
PuisiKarya sastra berbentuk larik/bait
PidatoPenyampaian gagasan di depan umum

🎯 INTI PEMBELAJARAN SEMESTER 1

Membaca → memahami → menemukan informasi → menentukan ide pokok → menyimpulkan → menilai informasi → menulis → berbicara → menyampaikan gagasan dengan bahasa Indonesia yang baik dan santun.

Untuk kelas 6, kemampuan memahami bacaan sangat penting karena asesmen Bahasa Indonesia SD juga menekankan pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi terhadap teks. (Pusmendik)

Rangkuman lengkap materi Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka Semester 1 Tahun 2026


📚 RANGKUMAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6

Kurikulum Merdeka — Semester 1


BAB 1 — BELAJAR MENGAMALKAN PANCASILA

A. Pancasila sebagai Dasar Negara

Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia. Artinya, Pancasila menjadi dasar dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila terdiri atas lima sila:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa

  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  3. Persatuan Indonesia

  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Setiap sila mempunyai nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


B. Pancasila sebagai Pandangan Hidup

Pancasila sebagai pandangan hidup berarti Pancasila menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.

Contohnya:

  • Bersikap jujur.

  • Menghormati orang lain.

  • Menolong sesama.

  • Menjaga persatuan.

  • Bermusyawarah.

  • Bersikap adil.

  • Menghargai perbedaan.

Dengan mengamalkan Pancasila, kehidupan masyarakat dapat menjadi lebih tertib, harmonis, dan damai.


BAB 2 — MENGAMALKAN NILAI-NILAI PANCASILA

A. Pengamalan Sila Pertama

Ketuhanan Yang Maha Esa

Nilai utama sila pertama adalah percaya dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghormati kebebasan beragama.

Contoh pengamalan:

  • Rajin beribadah.

  • Menghormati teman yang berbeda agama.

  • Tidak memaksakan agama kepada orang lain.

  • Memberikan kesempatan orang lain beribadah.

  • Hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

Contoh di sekolah:

Menghormati teman yang sedang melaksanakan ibadah sesuai agamanya.


B. Pengamalan Sila Kedua

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Nilai utama sila kedua adalah menghargai harkat dan martabat setiap manusia.

Contoh:

  • Menolong teman yang kesulitan.

  • Tidak melakukan perundungan atau bullying.

  • Menghormati orang lain.

  • Tidak membeda-bedakan teman.

  • Bersikap sopan dan santun.

  • Menghargai hak orang lain.


C. Pengamalan Sila Ketiga

Persatuan Indonesia

Nilai utama sila ketiga adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Indonesia memiliki banyak:

  • Suku.

  • Bahasa.

  • Agama.

  • Adat istiadat.

  • Budaya.

  • Kesenian.

Perbedaan tersebut merupakan kekayaan bangsa, bukan alasan untuk bermusuhan.

Contoh:

  • Berteman dengan siapa saja.

  • Menghargai budaya daerah lain.

  • Gotong royong.

  • Tidak membeda-bedakan suku.

  • Menjaga kerukunan.

  • Mengutamakan kepentingan bersama.

Semboyan bangsa Indonesia

Bhinneka Tunggal Ika

Artinya:

Berbeda-beda tetapi tetap satu.


BAB 3 — MUSYAWARAH DAN DEMOKRASI

A. Pengertian Musyawarah

Musyawarah adalah kegiatan membicarakan suatu masalah bersama-sama untuk mencapai keputusan yang disepakati.

Musyawarah dilakukan dengan:

  • Menghargai pendapat.

  • Mendengarkan orang lain.

  • Tidak memaksakan kehendak.

  • Mengutamakan kepentingan bersama.

  • Bersikap terbuka.

  • Menerima hasil keputusan.


B. Contoh Musyawarah di Sekolah

Misalnya kelas akan menentukan kegiatan perpisahan.

Siswa dapat:

  1. Menyampaikan pendapat.

  2. Mendengarkan pendapat teman.

  3. Membahas berbagai pilihan.

  4. Mencari keputusan terbaik.

  5. Menyetujui keputusan bersama.

  6. Melaksanakan hasil keputusan.


C. Sikap dalam Musyawarah

Sikap yang baik:

  • Sopan.

  • Sabar.

  • Menghargai pendapat.

  • Tidak memotong pembicaraan.

  • Tidak memaksakan kehendak.

  • Menerima keputusan bersama.

Sikap yang tidak baik:

  • Marah karena pendapat ditolak.

  • Memaksakan pendapat.

  • Mengejek pendapat orang lain.

  • Tidak mau menerima keputusan.

  • Berbicara ketika orang lain menyampaikan pendapat.


BAB 4 — HAK, KEWAJIBAN, DAN TANGGUNG JAWAB

A. Pengertian Hak

Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau dapatkan.

Contoh hak siswa:

  • Mendapat pendidikan.

  • Mendapat perlindungan.

  • Menggunakan fasilitas sekolah.

  • Mendapat kesempatan bertanya.

  • Mendapat perlakuan yang adil.


B. Pengertian Kewajiban

Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.

Contoh kewajiban siswa:

  • Belajar dengan sungguh-sungguh.

  • Mematuhi tata tertib sekolah.

  • Menghormati guru.

  • Menjaga kebersihan.

  • Menjaga fasilitas sekolah.

  • Menghormati teman.


C. Pengertian Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah kesadaran untuk melaksanakan kewajiban dan menerima akibat dari tindakan yang dilakukan.

Contoh:

Jika mendapat tugas kelompok, seorang siswa harus menyelesaikan bagian tugasnya.


D. Hubungan Hak dan Kewajiban

Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang.

Contoh:

Hak: mendapatkan lingkungan sekolah yang bersih.

Kewajiban: menjaga kebersihan sekolah.

Jangan hanya menuntut hak tetapi melupakan kewajiban.


BAB 5 — NORMA DAN ATURAN

A. Pengertian Norma

Norma adalah aturan atau pedoman yang mengatur perilaku manusia dalam kehidupan masyarakat.

Norma membantu manusia mengetahui perilaku yang baik dan yang tidak baik.

Jenis-Jenis Norma

1. Norma agama

Bersumber dari ajaran agama.

Contoh:

  • Beribadah.

  • Tidak mencuri.

  • Menyayangi sesama.

2. Norma kesusilaan

Bersumber dari hati nurani.

Contoh:

  • Jujur.

  • Tidak berbohong.

  • Menolong orang lain.

3. Norma kesopanan

Bersumber dari kebiasaan dan tata krama masyarakat.

Contoh:

  • Mengucapkan salam.

  • Berbicara dengan sopan.

  • Menghormati orang yang lebih tua.

4. Norma hukum

Bersumber dari peraturan resmi yang dibuat oleh lembaga yang berwenang.

Contoh:

  • Mematuhi peraturan lalu lintas.

  • Tidak melakukan tindakan kriminal.


BAB 6 — PERSATUAN DALAM KEBERAGAMAN

Indonesia merupakan negara yang sangat beragam.

Keberagaman Indonesia meliputi:

  • Suku bangsa.

  • Bahasa daerah.

  • Agama.

  • Adat istiadat.

  • Rumah adat.

  • Pakaian adat.

  • Tarian daerah.

  • Lagu daerah.

  • Makanan tradisional.

Sikap terhadap keberagaman

Kita harus:

  • Menghargai perbedaan.

  • Tidak mengejek budaya lain.

  • Tidak merasa budaya sendiri paling unggul.

  • Mau mengenal budaya daerah lain.

  • Bekerja sama dengan siapa saja.

  • Menjaga kerukunan.

Ingat!

Perbedaan bukan alasan untuk terpecah.

Justru keberagaman dapat menjadi kekuatan bangsa Indonesia.


BAB 7 — GOTONG ROYONG

Gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama.

Contoh gotong royong:

  • Membersihkan lingkungan.

  • Kerja bakti.

  • Membantu korban bencana.

  • Membersihkan sekolah.

  • Membantu tetangga.

  • Menyiapkan kegiatan masyarakat.

Manfaat gotong royong:

  • Pekerjaan menjadi lebih ringan.

  • Pekerjaan selesai lebih cepat.

  • Mempererat persaudaraan.

  • Menumbuhkan kepedulian.

  • Menciptakan kerukunan.

  • Memperkuat persatuan.


⭐ NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

SilaNilai UtamaContoh
1KetuhananMenghormati agama orang lain
2KemanusiaanMenolong teman
3PersatuanMenjaga kerukunan
4MusyawarahMengambil keputusan bersama
5KeadilanBersikap adil kepada semua orang

🧠 KATA KUNCI YANG WAJIB DIINGAT

Pancasila → Dasar negara dan pandangan hidup.

Bhinneka Tunggal Ika → Berbeda-beda tetapi tetap satu.

Musyawarah → Membahas masalah bersama untuk mencapai kesepakatan.

Hak → Sesuatu yang kita terima.

Kewajiban → Sesuatu yang harus kita lakukan.

Tanggung jawab → Melaksanakan kewajiban dengan sungguh-sungguh.

Norma → Pedoman atau aturan dalam kehidupan.

Gotong royong → Bekerja bersama untuk kepentingan bersama.

Persatuan → Bersatu walaupun memiliki perbedaan.


🎯 RINGKASAN PALING PENTING

Pendidikan Pancasila mengajarkan kita untuk menjadi warga negara yang beriman, berperikemanusiaan, menjaga persatuan, mampu bermusyawarah, serta berlaku adil.

Sebagai siswa kelas 6, penerapan Pancasila dapat dilakukan dengan:

Rajin belajar → menghormati guru → menyayangi teman → menghargai perbedaan → menaati aturan → bermusyawarah → gotong royong → bertanggung jawab → menjaga persatuan.

“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.”

Rangkuman Materi IPAS Kelas 6 Kurikulum Merdeka Semester 1


📚 RANGKUMAN IPAS KELAS 6 SEMESTER 1

BAB 1 — BAGAIMANA TUBUH KITA BERGERAK?

1. Rangka

Rangka adalah kumpulan tulang yang menjadi penopang dan pembentuk tubuh manusia.

Fungsi rangka:

  • Menopang dan memberi bentuk tubuh.

  • Melindungi organ-organ penting.

  • Membantu tubuh bergerak.

  • Tempat melekatnya otot.

  • Tempat pembentukan sel darah pada sumsum tulang.

  • Menyimpan mineral seperti kalsium dan fosfor.

2. Jenis-Jenis Tulang

  • Tulang pipa → tulang paha, lengan.

  • Tulang pipih → tulang tengkorak, rusuk.

  • Tulang pendek → tulang pergelangan tangan dan kaki.

  • Tulang tidak beraturan → tulang belakang.

3. Sendi

Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih.

Jenis sendi berdasarkan gerak:

  • Sendi engsel → siku dan lutut.

  • Sendi peluru → bahu dan panggul.

  • Sendi putar → leher.

  • Sendi pelana → pangkal ibu jari.

  • Sendi geser → pergelangan tangan.

4. Otot

Otot merupakan alat gerak aktif karena dapat berkontraksi dan relaksasi.

Jenis otot:

  • Otot lurik → menggerakkan tubuh secara sadar.

  • Otot polos → bekerja tanpa kita sadari.

  • Otot jantung → bekerja terus-menerus secara otomatis.


BAB 2 — SISTEM SARAF, KABEL PANJANG DI TUBUH KITA

Sistem saraf berfungsi menerima informasi, mengolahnya, dan memberikan perintah kepada tubuh.

Bagian utama sistem saraf:

  1. Otak

  2. Sumsum tulang belakang

  3. Saraf

Otak

Otak merupakan pusat pengendali tubuh.

Otak mengatur:

  • Gerakan.

  • Pikiran.

  • Ingatan.

  • Perasaan.

  • Penglihatan.

  • Pendengaran.

  • Pernapasan dan berbagai fungsi tubuh lainnya.

Gerak Sadar dan Gerak Refleks

Gerak sadar adalah gerakan yang dilakukan dengan sengaja.

Contoh:

Mengangkat tangan, berjalan, menulis.

Gerak refleks adalah gerakan cepat dan otomatis sebagai respons terhadap rangsangan.

Contoh:

Menarik tangan ketika menyentuh benda panas.


BAB 3 — PENYAKIT YANG MENYERANG SISTEM GERAK

Sistem gerak dapat mengalami gangguan atau penyakit.

Contohnya:

  • Fraktura → tulang patah.

  • Osteoporosis → tulang menjadi rapuh.

  • Skoliosis → tulang belakang melengkung ke samping.

  • Kifosis → tulang belakang membungkuk ke belakang.

  • Lordosis → tulang belakang terlalu melengkung ke depan.

  • Artritis → peradangan pada sendi.

  • Kram otot → otot menegang secara tiba-tiba.

Cara menjaga sistem gerak:

  • Mengonsumsi makanan bergizi.

  • Mengonsumsi kalsium dan vitamin D.

  • Rajin berolahraga.

  • Menjaga posisi duduk dan berdiri.

  • Berhati-hati saat melakukan aktivitas.

  • Mendapatkan sinar matahari pagi secukupnya.


BAB 4 — MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA

Makhluk hidup membutuhkan lingkungan untuk bertahan hidup.

Komponen ekosistem:

Biotik → komponen hidup.

  • Manusia

  • Hewan

  • Tumbuhan

  • Mikroorganisme

Abiotik → komponen tidak hidup.

  • Air

  • Tanah

  • Udara

  • Cahaya matahari

  • Suhu

  • Batu

Rantai Makanan

Rantai makanan menunjukkan hubungan makan dan dimakan antarorganisme.

Contoh:

Rumput → Belalang → Katak → Ular → Elang

Keterangan:

  • Rumput = produsen

  • Belalang = konsumen tingkat I

  • Katak = konsumen tingkat II

  • Ular = konsumen tingkat III

  • Elang = konsumen tingkat IV

Pengurai seperti bakteri dan jamur menguraikan sisa makhluk hidup menjadi zat yang dapat kembali digunakan oleh lingkungan.


BAB 5 — KESEIMBANGAN EKOSISTEM

Ekosistem dikatakan seimbang apabila hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya berjalan dengan baik.

Gangguan ekosistem dapat disebabkan oleh:

  • Penebangan hutan.

  • Pencemaran air.

  • Pencemaran udara.

  • Sampah.

  • Perburuan liar.

  • Kebakaran hutan.

  • Penggunaan sumber daya alam secara berlebihan.

Cara menjaga keseimbangan lingkungan:

  • Menanam pohon.

  • Tidak membuang sampah sembarangan.

  • Mengurangi penggunaan plastik.

  • Menghemat air dan listrik.

  • Melindungi hewan dan tumbuhan.

  • Melakukan penghijauan.


BAB 6 — BUMI, CUACA, DAN PERUBAHAN LINGKUNGAN

Bumi mengalami berbagai perubahan akibat proses alam maupun aktivitas manusia.

Contoh perubahan alam:

  • Hujan.

  • Angin.

  • Gempa bumi.

  • Gunung meletus.

  • Banjir.

  • Tanah longsor.

Aktivitas manusia juga dapat menyebabkan perubahan lingkungan, terutama jika dilakukan secara tidak bertanggung jawab.

Perubahan Iklim

Perubahan iklim merupakan perubahan pola iklim dalam jangka panjang.

Salah satu penyebabnya adalah meningkatnya gas rumah kaca akibat:

  • Pembakaran bahan bakar fosil.

  • Asap kendaraan.

  • Aktivitas industri.

  • Penebangan hutan.

Dampaknya antara lain:

  • Suhu bumi meningkat.

  • Perubahan pola hujan.

  • Kekeringan.

  • Banjir.

  • Naiknya permukaan air laut.


🌱 BAB 7 — SUMBER DAYA ALAM

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan manusia.

Sumber daya alam yang dapat diperbarui

Contoh:

  • Air.

  • Tumbuhan.

  • Hewan.

  • Angin.

  • Matahari.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

Contoh:

  • Minyak bumi.

  • Batu bara.

  • Gas alam.

  • Emas.

  • Besi.

Karena sumber daya alam tidak semuanya dapat diperbarui, manusia harus menggunakannya secara bijaksana.


🧠 KATA KUNCI YANG HARUS DIINGAT

MateriKata Kunci
RangkaPenopang, pelindung, pembentuk tubuh
SendiPenghubung antartulang
OtotAlat gerak aktif
SarafMengatur dan mengendalikan tubuh
OtakPusat pengendali tubuh
RefleksGerakan cepat dan otomatis
EkosistemBiotik + abiotik
Rantai makananMakan dan dimakan
ProdusenMembuat makanan sendiri
KonsumenMemperoleh makanan dari organisme lain
PenguraiMenguraikan sisa makhluk hidup
Ekosistem seimbangHubungan antarkomponen berjalan baik
SDA terbarukanDapat tersedia kembali
SDA tak terbarukanJumlahnya terbatas
Perubahan iklimPerubahan pola iklim jangka panjang

⭐ Inti Materi Semester 1

Tubuh manusia → bergerak dengan rangka, sendi, dan otot → dikendalikan sistem saraf → makhluk hidup berinteraksi dalam ekosistem → ekosistem harus dijaga keseimbangannya → manusia memanfaatkan sumber daya alam dengan bijaksana.

Kalau yang dimaksud “pul materi” = materi lengkap dari seluruh bab IPAS Kelas 6 Semester 1, saya juga bisa susunkan menjadi modul/rangkuman lengkap per bab + materi penjelasan + contoh soal + latihan + kunci jawaban, khusus untuk SDN Jayamukti Kelas 6 Tahun Pelajaran 2026/2027.